kelbulupabbulu.blogspot.com
Sabtu, 22 Desember 2012
Cerpen "Dasawisma"

TEMPATKU MENGABDI DALAM
MASYARAKAT
Tiada kata yang paling indah kecuali hamdan wa syukra,
karena pada kesempatan ini, kami masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk
mengikuti suatu rangkaian acara yakni dalam rangka memperingati hari gerak PKK.
Sebelumnya izinkanlah saya sebagai kader pada Kantor
Kelurahan Bulupabbulu tepatnya kelompok Dasawisma “Anggrek Dua”.
Dasawisma adalah merupakan suatu kelompok rumah
tangga, atau dengan kata lain kelompok perpuluhan. Di mana kita ketahui bahwa
kelompok ini adalah bagian dari pada program pemerintah yakni Program
Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
Sebagai mana kita ketahui bahwa kelompok dasawisma
sangat besar manfaatnya pada masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga bisa
mendapatkan banyak keterampilan, pengalaman dan pembinaan tata laksana rumah
tangga itu.
Program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga ini
mempunyai sepuluh program pokok yaitu :
1.
P 4
2.
Gotong royong
3.
Pangan dan
4.
Sandang
5.
Perumahan dan
tata laksana rumah tangga
6.
Pendidikan dan keterampilan
7.
Kesehatan dan
keluarga berencana
8.
Mengembangkan
kehidupan berkoperasi
9.
Kelestarian
lingkungan hidup
10.
Perencanaan
sehat
Di dalam sepuluh program pokok PKK ini, kita bisa
mengambil banyak makna dan pengalaman.
Program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga ini
sangat penting dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya kaum ibu rumah tangga,
karena dapat juga membantu sebagai pengembangan kebutuhan hidup sehari-hari
melalui dengan kelompok perpuluhan (Dasawisma)
Di dalam sepuluh program pokok PKK (Pemberdayaan dan
Kesejahteraan Keluarga) ini mempunyai empat POKJA (Kelompok Kerja) yaitu :
1.
Pokja I
membidangi
a.
P 4
b.
Gotong Royong
2.
Pokja II
membidangi
a.
Pendidikan / BKB
b.
Pengembangan
kehidupan berkoperasi
3.
Pokja III
membidangi
a.
Pangan dan
sandang
b.
perumahan
4.
Pokja IV
membidangi
a.
kesehatan / KB
termasuk posyandu
Dari ke empat Pokja ini masyarakat mendapatkan banyak
pengalaman, baik berupa pendidikan maupun tata cara pembinaan keluarga balita.
Kemudian dari pada itu untuk membentuk keluarga yang bahagia, sehat dan
sejahtera maka pemerintah menganjurkan untuk mengikuti program KB yakni
Keluarga Berencana dengan semboyan “Dua Anak Cukup”.
Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa program
pemerintah ini sangat baik untuk pengaturan jarak kelahiran anak sehingga cara
pertumbuhan anak lebih baik dan sehat. Program ini sesuai dengan anjuran Agama
Islam.
Oleh karena itu pemerintah menganjurkan kita untuk
mengikuti program tersebut karena semata-mata hanya untuk kebaikan dan
kelangsungan hidup masyarakat. Melalui program pemberdayaan dan kesejahteraan
keluarga (PKK) dengan adanya dibentuk kelompok Dasawisma dapat membantu
kelancaran pelayanan terhadap masyarakat, sebagai penyambung kepada warga belum
jelas dan mengerti terhadap kelompok dasawisma.
Begitu pula fungsi dan tugas, serta maksud dan
tujuannya. Sehingga apa yang dicanangkan pemerintah dalam programnya,
masyarakat akan lebih merasa dekat dan tahu akan pentingnya program pemerintah
demi untuk kemajuan dan kesuksesan masyarakat sebagai generasi yang berkualitas.
Khusunya pada POKJA III, banyak pula suka duka yang
biasa kita temui, karena program pemberdayaan kesejahteraan keluarga yang
betul-betul kita harus punya rasa keikhlasan dalam pelaksanaan kegiatannya.
Kelompok dasawisma ini kita dapat juga fungsikan sebagai
alat pembantu untuk memperlancar pelayanan masyarakat dalam pelaksanaan program
pemerintah di antaranya penagihan PBB. Kita dapat memberdayakan ibu-ibu rumah
tangga.
Selanjutnya adanya kelompok dasawisma ini masyarakat
dapat mendapatkan keterampilan khusus pada kader PKK itu sendiri. Yaitu
masak-memasak, merangkai bunga, membuat kue, dan dapat mengetahui tata cara
penyajian makanan pada program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.
Program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga adalah
tempat kami mengabdi, melalui kelompok dasawisma. Kami banyak menimbah ilmu,
pengalaman mulai dari tata cara berbusana, masak-memasak, cara penyajian dan
lain-lain.
Pengalaman yang saya dapat adalah khususnya pada
masak-memasak, kue tradisional, kue non beras, beragam, bergizi, berimbang
(3B). Dan perlu saya sampaikan bahwa selama ini saya mengabdi di dasawisma
Anggrek Dua. Selama itu pula saya merasa bangga karena dapat berbaur dengan
ibu-ibu TP PKK Desa/Kelurahan, dan masyarakat. TP PKK Kecamatan terkhusus itu
ketua TP PKK Kabupaten.
Begitu pula dengan ibu-ibu Pembina PKK Kabupaten.
Kesemuanya itu mempunyai rasa kebanggaan tersendiri buat saya. Karena melalui
pembinaan program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga masyarakat dapat
mengenal tentang penataan halaman rumah tangga. Mereka dapat menanam
bunga-bungaan, penanaman TOGA dan sayur-sayuran dan lain-lain.
Di dalam kelompok dasawisma pula, melalui program
pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga masyarakat mengenal manfaat dan fungsi
dari pada tanaman obat dalam keluarga (TOGA). Khususnya pada kami yang telah
mengabdi di dasawisma, kami sangat merasakan manfaatnya, terutama kegunaan dan
tata cara pengobatannya.
Begitu pula tanaman sayur-sayuran, kami betul-betul
menikmatinya dan sebagian kami jual hasilnya.
Dengan adanya pemanfaatan halaman rumah, jadi kita
bisa memindahkan pasar di dekat rumah dan lebih mudah untuk memetiknya.
Kemudian pisang kita bisa mengolahnya, menjadi kerupuk pisang, ubi kayu, dapat
juga dibuat kerupuk kemudian kita jual.
Program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga
khususnya dasawisma jika dilaksanakan kegiatannya dengan baik, Insya Allah
semua kita pasti merasakan manfaatnya. Di samping menjalankan program
pemerintah, dapat juga membantu masyarakat khususnya pada anggota kelompok
dasawisma itu sendiri.
Melalui kelompok dasawisma ini dapat juga membantu
untuk pengembangan peningkatan kebutuhan kita di dalam kehidupan rumah tangga,
misalnya melalui arisan kelompok dasawisma. Masyarakat juga mengenal cara
pembuatan telur asin, dan banyak pula kegiatan-kegiatan yang sering kita ikuti
seperti lomba memasak, lomba serba ika (pengolahan) ikan dan lomba beragam,
bergizi dan berimbang (3B).
Berkat dasawisma kami dapat ikut pada kegiatan lomba
tersebut. Sehingga pengalaman dan wawasan kami dapat bertambah dan hubungan
silahturrahmi antara kelompok dasawisam dengan ketua TP PKK Kelurahan,
Kecamatan dan Kabupaten serta Propinsi bisa lebih dekat dan akrab, begitu pula
anggota lainnya.
Demikianlah pengalaman singkat kami, lebih dan kurangnya
mohon dimaafkan.
Nama : Fahriyatul
Falah
Alamat : BTN
Bumi Pabbulu
Kelompok : Anggota
Kelompok Dasawisma Anggrek Dua
No. HP : 081342417635
( TULISAN INI TELAH DILOMBAKAN PADA LOMBA MENULIS
TINGKAT KECAMATAN TEMPE DAN BERHASIL MENDAPATKAN JUARA I )
Sabtu, 15 Desember 2012
Kelurahan Sehat
KELURAHAN SEHAT
Bulupabbulu adalah salah satu dari empat kelurahan di Kecamatan Tempe yang merupakan Kelurahan Sehat. Dimana Kelurahan Sehat Tersebut adalah Kelurahan yang masyarakatnya suadah mulai sadar akan pentingnya Kesehatan secarah menyeluruh, baik perorangan Keluarga dan Lingkungan Masyarakat luas. Sekretariat Kelurahan Sehat Bulupabbulu tepatnya berada di Jalan Seroja atau belakang Rumah Jabatan Bupati Wajo. Kelurahan Bulupabbulu telah menjalankan berbagai program Penyehatan Lingkungan dan masyarakat melalui berbagai pertemuan dan penyuluhan tentang pentingnya hidup bersih dan sehat. Beberapa program yang telah dilaksanakan adalah mengajak masyarakat untuk lebih pro aktif membawa balita mereka untuk datang ke Posyandu untuk menimbang dan mencatat perkembangan pertumbuhan anak mereka, pemberian makanan tambahan pada anak balita, agar gizi anak dapat tercukupi. Bukan itu saja pengecekan dan pengobatan intensif setiap bulan pun rutin dilakukan pada Ibu hamil, dan juga Lansia. Pelayanan Kesehatan Ibu, anak dan lansia dapat dilaksakan di tiga Posyandu yaitu Posyandu Beringin yang berada di BTN BUMI PABBULU setiab tanggal 12 tiap bulannya, Posyandu Puncak Indah di Jalan Veteran depan Rumah Jabatan Bupati Wajo setiap tanggal 11 di setiap bulannya, dan juga Posyandu Matahari di Kompleks Asrama Kodim Jalan Kejaksaan setiap tanggal 12. Kegiatan pembersihan pun telah dilaksanakan di berbagai tempat diwilayah Kelurahan Bulupabbulu, dimaman pelaksanaannya dilakukan oleh pemerintah kelurahan Bulupabbulu bersama-sama dengan masyarakat disekitar lokasi pembersihan.
BABS
Kelurahan Bulupabbulu saat ini lebih membenah diri melalui peningkatan derajat kesehatan masyarakat, melalui salah satu programnya mewujudkan pola hidup sehat dengan tidak buang air besar sembarangan ( BABS ). Melalui kerja sama dengan beberapa Instansi Terkait yaitu mengadakan penyuluhan dan pemberian bantuan Bahan yang kemudian dikelola secara swadaya oleh masyarakat dalam pengadaan jamban keluarga. Bantuan ini lebih ditujukan pada masyarakat kurang mampu, karena kondisi ekonomi yang kurang baik dan keterbatasan biaya untuk membuat jamban keluarga.
Untuk itu mari dukung program ini, ciptakan lingkungan yangh sehat dan bersih dengan TIDAK BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN ( BABS ).
Langganan:
Postingan (Atom)